Kenangan
Terlalu lama blog ini aku tinggalkan, sepertinya terakhir ngepost sebelum ke Papua dan saat ini hampir 2 Bulan saya berada di Tangerang. Jadi Intinya sudah hampir 5 Bulan Blog ini saya tinggalkan.Keadaan setelah gue kembali ke sini, ga kaya sebelum gue tinggalkan alias banyak perubahan. Mungkin kepulangan gue tetap disambut dengan hangat dan tangan terbuka dari sahabat, tapi dengan kubu yang berbeda-beda. Saat gue di sana, gue selalu merindukan kita berada di tempat yang sama, berkumpul dan tertawa bersama. Namun, kondisinya tidaklah sama mungkin jalan kita sudah berbeda , dan mungkin kondisi ini sudah yang terbaik.
Gue selalu percaya orang-orang yang pernah kita temui itu sudah direncanakan oleh Tuhan, jadi bukan suatu kebetulan. Makasih untuk hari-hari bersama yang kita lewati selama 1 Tahun lebih. Maaf kalo gue bukan teman yang baik, kurang perhatian, kurang sabar, dll. Gue cuma bisa mengandalkan rasa sayang yang gue miliki, walau itu memang kurang.
Awalnya gue ga bisa menerima dengan kondisi yang terpecah belah, tapi akhirnya gue memahami Selalu ada Sebab jika ada akibat. Dan memaksakan selalu utuh ga akan membuat kita jadi Sehat. Hal seperti ini sudah bisa diprediksi seharusnya, karena pertengkaran kita bukan sekali atau dua kali saja, dan saat ini mungkin seperti bom waktu selalu siap meledak dan sekaranglah waktunya. Ga ada yang patut disalahkan, ga ada yang patut disesalkan.
Namun, hal yang patut diingat adalah teman tetap teman walau sudah berbeda porsi pertemanan kita. Tangan gue tetap terbuka lebar untuk memberi pelukan hangat buat satu dari antara kalian yang memerlukan gue.
Maafkan gue yang ga bisa menjadi teman yang sempurna, maaf kalo pada akhirnya gue terlihat tidak pernah berubah, maaf kalo gue ga bisa membuat bahagia, maaf kalo akhirnya malah seperti ini, maaf karena pada akhirnya aku menjadi kecewa.
Aku yakin kalo masih ada kasih diantara kita, tapi mungkin karena kasih itu juga yang memisahkan kita agar tidak ada pertengkaran lagi.
Terima Kasih Untuk semua hari yang kita lewati. Walau semua hari tidaklah bahagia selalu, tetapi kita pernah melewati hari-hari yang bahagia. Dan aku akan mengenang kebahagian yang pernah kita lewati. Iya, mengenang kalo kita pernah utuh.
.png)
Like
ReplyDelete